silahkan leha leha dulu dan melihat yang lebih berwarna 










seketika saya mulai mendayu dayu 
tapi emang hidup saya seperti dayu
dayu 





ini tentang babi hitam dan si monyet cerewet 
yang aduhai seperti silet 


menyaksikan cerita yang mirip kisah hidup mereka berdua dulu di sebuah tayangan visual berdurasi panjang, tapi ada satu kejanggalan yang selalu rasanya ingin selalu si perempuan perbaiki. 
apa ada yang salah dengan skenarionya. di layar itu mereka berakhir dengan bahgia, tapi tidak dengan si perempuan dan lelakinya 

semuanya memang tentang pengkhianatan,
saat lelaki itu pergi jauh dan tak pernah terlihat lagi dalam setiap perjalanan si perempuan. 
si lelaki bahagia disana dengan setiap rute yang dia tempuh, sayangnya ketika si perempuan sudah membeli petanya, lelaki itu beserta rutenya tak hadir di peta itu 

si monyet cerewet  itu apa ? sebuah taman indah yang dahulu bebas perempuan itu  datangi tapi kemudian mendadak terdapat plang kayu di pintu masuk taman itu " DILARANG MASUK DAERAH INI"

mencintai lelaki itu seperti membuat kesalahan arsiran pada sebuah sketsa, harus perempuan itu hapus kalau tidak akan merusak keseluruhan hasil gambar nya 

lelaki itu pernah menjadi tinta pada pena. dan perempuan itu masih tetap menulis, namun mendadak harus dan memang sepertinya sudah sharusnya, si lelaki sudah berada di ujung pena, tak ada isi ulang tinta. memang sudah habis 

lalu ? 

mau apa ?

lagi ?



sekelibat terpotong 

ada apa gerangan dengan setelan baju saya ? 
tidak pernah saya menemukannya dalam keadaan pucat pasi seperti ini 

memperhatikan sekeliling dan hanya terlihat semua ampak begitu terlalu sangat tinggi . 
dan memang saya pendek, iya memang, tapi saya tidak pernah merasa sependek ini. 
seakan akan saya berada di satu sisi dunia kurcaci putri salju . 
dan agak menjijkan saat wajah saya di kerubungi semut dan lalt.
ini mungkin layaknya sampah rumah tangga yang seharusnya bisa dijadikan kompos 

seketika saya memang merasa bahwa saya tidak amnesia.
saya ingat semuanya
dan saya tahu 

entah kenapa saya bisa tidak berada di satu badan yang sama , baju indah saya benar benar pucat pasi. seperti orang mati 
badan saya terburai menjauhi saya 

ini bukan yang saya inginkan dan saya tak pernah bercita cita bahwa semua hal ini akan terjadi 
namun saat anggota tubuh saya meninggalkan saya hanya dengan pesan singkat yang hanya bisa dikirim dengan skelibat mata 
saya jadi merasa 
"oke dia pergi, jadi mau apa?"

tapi okelah kalau dia pergi, dengan membawa baju (yang tadinya) warna merah muda saya . tapi kenapa dia menaruh saya dengan tergeletak bahkan di tanah yang tidak gembur, tak gersang juga. tapi lebih mendekati suam suam kuku.





saya tidak kemana mana
saya tidak akan kemana mana 

tidak tamat kok 

hanya saja saya tahu ini seperti (terpaksa) menyadari bahwa memotong bagian tubuhmu adalah hal paling ciamik menyakitkan yang pernah saya lakukan 



dan akhirnya 
ada hasilnya 



oke gue gambar ini di salah buku sketsa gue, dr tua tua sekolah (@tuatuasekolah) pemberian dr seorang yang sudah berbaik hati memberikan buku ini. 
sekadar info (kertasnya enak) 







its all about painfull 



(kamu) flase 


 u've made a hole in my heart


the twin is never grown up


zubidy!